Thursday, September 6, 2012

Strategi TRIS dalam Memasarkan G2000 [Bagian 3]


Strategi TRIS dalam Memasarkan G2000 - Padahal tahun ini Trisula mengincar total penjualan sebesar Rp 591,4 miliar, dengan laba bersih Rp 29,4 miliar. Untuk mencapai target tersebut, ujar Lisa, Trisula akan menempuh beberapa aksi korporasi, seperti akuisisi 50% saham PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing (TSC) pada Juli tahun ini.

Berkat TSC, pada Juli 2012, Trisula mencatatkan pertumbuhan kinerja yang cukup tajam dibanding Juni. Penjualan meningkat dari Rp 141 miliar menjadi Rp 305 miliar. Laba bersih juga naik dari Rp 6,1 miliar menjadi Rp 9,3 miliar hingga akhir Juli 2012.

Penjualan terbesar berasal dari merek Jack Nicklaus. Sekadar catatan, selama ini Trisula memiliki empat merek produk fesyen dan sekaligus memasarkannya, yakni Jack Nicklaus, JOBB, UniAsia, dan ManClub. Hingga Juli 2012, titik penjualan Jack Nicklaus sebanyak 59 titik. Sementara, untuk merek JOBB di 101 titik, UniAsia di 18 titik, dan Manclub sebanyak 214 titik.

Mayoritas penjualan Trisula ke pasar ekspor yaitu mencapai 75%, sisanya pasar domestik. Dengan bergabungnya TSC, Australia akan menjadi penjualan Trisula terbesar, yaitu sebesar 30%. Menyusul Jepang dengan 26%, Amerika Serikat 19%, Uni Eropa 15%, dan pasar ASEAN 10%.

Dibanding tahun lalu, pertumbuhan penjualan paling tinggi terjadi di Australia dan Asia. TRIS kini telah menjadi perusahaan yang sangat kompetitif di wilayah timur dengan didukung oleh kondisi mata uang dan jaringan internasional yang kuat.

No comments:

Post a Comment