Wednesday, August 29, 2012

Produk Garmen Impor Ilegal di Indonesia [Bagian 1]


Produk Garmen Impor Ilegal di Indonesia - Apsyfi (Asosiasi Produsen Synthetic Fiber Indonesia) mengeluarkan sebuah catatan mengenai nilai impor produk garmen illegal. Apsyfi mencatat nilai impor pakaian jadi atau garmen ilegal pada tahun ini diperkirakan mencapa angkai USD 2,88 miliar.

Berdasarkan catatan yang dikeluarkan tersebut, diketahui juga bahwa industry garmen local mampu memenuhi kebutuhan akan produk garmen dalam negeri hingga 60 persen. Kemudian, sebesar 15 persen dari impor yang legal dan 25 lainnya adalah produk impor ilegal. ”Berdasarkan perhitungan pembanding kami dengan alokasi konsumsi PDB di data BI, jumlah yang dibeli selalu lebih besar dibandingkan dengan yang dijual. Kalau konsumsi lokal itu sekitar 1,4 juta ton, yang dijual lebih kecil.

Artinya, ada yang dibeli tapi tidak legal,”ujar Sekretaris Jenderal Apsyfi Redma G Wirawasta di Jakarta kemarin. Dia memperkirakan,dengan perhitungan populasi mencapai 240 juta orang, konsumsi garmen nasional bisa mencapai 1,53 juta ton.Dengan perhitungan harga sekitar USD 7,5 per kg, maka angka itu setara dengan USD 11,52 miliar. Sementara, lanjut Redma, hingga semester I tahun 2012, nilai surplus perdagangan tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional turun dari biasanya USD 5–6 miliar menjadi USD 2 miliar.

”Karena, Indonesia masih mengimpor banyak kain meski kain impor digunakan sebagai bahan baku produksi untuk tujuan ekspor,”ucapnya. Sebelumnya, penjualan garmen menjelang Lebaran diperkiraka n mengalami kenaikan sekitar 20–30% …

Selanjutnya

Produk Garmen Impor Ilegal di Indonesia [Bagian 2]


Produk Garmen Impor Ilegal di Indonesia - ”Berdasarkan perhitungan pembanding kami dengan alokasi konsumsi PDB di data BI, jumlah yang dibeli selalu lebih besar dibandingkan dengan yang dijual. Kalau konsumsi lokal itu sekitar 1,4 juta ton, yang dijual lebih kecil.

Artinya, ada yang dibeli tapi tidak legal,”ujar Sekretaris Jenderal Apsyfi Redma G Wirawasta di Jakarta kemarin. Dia memperkirakan,dengan perhitungan populasi mencapai 240 juta orang, konsumsi garmen nasional bisa mencapai 1,53 juta ton.Dengan perhitungan harga sekitar USD 7,5 per kg, maka angka itu setara dengan USD 11,52 miliar. Sementara, lanjut Redma, hingga semester I tahun 2012, nilai surplus perdagangan tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional turun dari biasanya USD 5–6 miliar menjadi USD 2 miliar.

”Karena, Indonesia masih mengimpor banyak kain meski kain impor digunakan sebagai bahan baku produksi untuk tujuan ekspor,”ucapnya. Sebelumnya, penjualan garmen menjelang Lebaran diperkiraka n mengalami kenaikan sekitar 20–30%  dibandingkan momen yang sama pada tahun lalu. Ketua Harian Asosiasi Pemasok Garmen dan Aksesori Indonesia (APGAI) Suryadi Sasmita memaparkan,tingkat kenaikan tersebut merupakan siklus tahunan. Perbedaannya, pada tahun lalu konsumen mulai ramai berbelanja garmen pada awal bulan Puasa.

”Di dalam skala nasional, penjualan garmen secara keseluruhan itu naik. Tapi,setiap perusahaan berbeda naiknya, ada yang sedikit dan juga banyak. Belum lagi karena ada pengaruh pakaian jadi selundupan yang banyak beredar di pasar-pasar,” katanya.

Siklus Tahunan Garmen Mengalami Kenaikan


Siklus Tahunan Garmen Mengalami Kenaikan - Lebaran telah terlewati, itu berarti siklus penjualan tahunan produk garmen di Indonesia telah memasuki babak baru. Penjualan pakaian jadi (garmen) diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 20 sampai 30 persen bila dibandingkan dengan momen Lebaran yang sama pada tahun lalu. Tingkat kenaikan tersebut merupakan siklus tahunan yang memang selalu mengalamo kenaikan.

Ketua Harian Asosiasi Pemasok Garmen dan Aksesori Indonesia (APGAI), Suryadi Sasmita, mengatakan ada perbedaannya, yakni untuk tahun lalu, konsumen mulai ramai berbelanja garmen pada awal bulan Puasa. Sedangkan tahun ini, kata dia, konsumen baru ramai pada H-10 Lebaran atau ketika Tunjangan Hari Raya (THR) baru keluar.

"Secara nasional, penjualan garmen itu naik. Tapi, setiap perusahaan berbeda naiknya, ada yang sedikit dan juga banyak. Belum lagi karena ada pengaruh pakaian jadi selundupan yang banyak beredar di pasar-pasar," kata Suryadi ketika dihubungi di Jakarta.

Menurutnya, jenis pakaian yang paling banyak dibeli oleh konsumen menjelang Lebaran adalah untuk anak-anak. Penjualan baju anak-anak, kata dia, diperkirakan naik 30% dibandingkan Lebaran tahun lalu.

"Penjualan garmen di Lebaran biasanya naik hingga 10 kali lipat dibandingkan bulan biasa. Misalnya, di Februari penjualan 1 juta unit garmen, nah di Lebaran bisa 10 kali lipat dari itu," jelasnya.

Dia menambahkan, selain baju anak, jenis baju lain yang mengalami peningkatan penjualan adalah pakaian muslim. Saat ini, kata dia, banyak merek terkenal yang memproduksi pakaian muslim.

Penjualan Produk Garmen Naik, Omzet tetap Menurun


Penjualan Produk Garmen Naik, Omzet tetap Menurun - Walaupun penjualan produk garmen secarakeseluruhan mengalami kenaikan, namun hal ini tidak dirasakan oleh sebagian penjual dan produsen produk garmen. Bagi mereka, Ramadan dan Lebaran tahun ini tidak seindah tahun lalu dirasakan para pengusaha garmen. Pasalnya mereka mengalami penurunan omzet akibat serbuan barang impor. Omzet anjlok antara 30 sampai 50 persen.

Suasana Perkampungan Industri Kecil (PIK) di daerah Penggilingan, Jakarta Timur, dalam beberapa hari terakhir jelang Lebaran, tidak seperti tahun-tahun lalu. Tahun ini pengusaha terlihat lesu akibat penjualan yang menurun drastis.

Menjelang Lebaran biasanya para pengusaha industri rumahan itu umumnya sibuk memenuhi pesanan keperluan Lebaran. Barang-barang yang dijual di PIK ini tidak jauh dari keperluan Lebaran, seperti busana muslim, celana panjang, dan pesanan bordir.

Namun, menurut Chairuddin, Sekretaris Koperasi PIK, untuk Lebaran tahun ini mereka bersiap menghadapi penurunan omzet karena serbuan barang impor. Omzet menurun karena kalah bersaing dengan barang impor yang lebih murah. Biasanya pengusaha umumnya bisa mengantongi omzet hingga Rp5 juta perhari jelang Lebaran. Namun tahun ini, sejak barang impor asal China menyerbu pasar, omzet turun drasti.

Slamet, misalnya. Pengusaha bordir komputer itu mengaku ordernya sepi jelang Lebaran ini. Bahkan jelang Lebaran tahun ini dirinya menghentikan produksi. Padahal tahun sebelumnya kegiatan produksi berlangsung hingga mendekati hari Idul Fitri.

Para pengrajin yang bermukim di industri rumahan di PIK berharap ada insentif dari pemerintah, baik dari segi kredit maupun pelatihan. Mereka masih dikenakan bunga kredit dengan harga pasar, sementara pelatihan untuk peningkatan kualitas produksi sudah lama tidak dirasakan lagi oleh mereka yang notabene adalah asuhan pemerintah.

Target Tinggi TRIS


Target Tinggi TRIS - Produsen dan juga sekaligus distributor produk garmen, PT Trisula International Tbk (TRIS) optimis pendapatan perseroan hingga akhir tahun ini sesuai target sebesar Rp600 miliar meski pencapaian pada semester I-2012 baru mencapai Rp140 miliar.

"Kami optimis pencapaian di semester II sesuai target yang telah dicanangkan," kata Direktur Utama TRIS, Lisa Jahjadi, di Jakarta,

Dia mengatakan, dasar optimisme tersebut karena akuisisi PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing yang efektif mulai semester II-2012.  Sumbangan Trisco dalam 6 bulan terkahir tahun ini hanya mencapai 30 persen pendapatan kondolidasi. Ke depan akan lebih optimal.

Lisa mengatakan, target tersebut juga seiring ekspansi pembukaan gerai baru. Yang terkini, perseroan telah membuka dua gerai baru di Jakarta, yakni Kota Casablanca.

"Hingga akhir tahun ini perseroan juga akan membuka gerai di Alam Sutera, Mal EXION (Kemang Village), Taman Anggrek dan Solo Jawa Tengah," kata dia

Menurut Lisa, pada semester dua, penjualan perseroan juga diyakini akan terdongkrak sejalan dengan hari raya Idul Fitri dan Natal. Omzet lebaran, untuk pakaian pria dapat mengalami lonjakan hingga 3,5 kali lipat. Sementara untuk pakaian anak-anak bisa melonjak hingga 5-8 kali lipat dari penjualan waktu biasa.

“Hari raya merupakan momentum bagi kami dengan meningkatnya jumlah permintaan dari masyarakat,” kata Lisa.

Sementara tercatat pada semester I-2012, pertumbuhan penjualan didominasi konsumsi domestik. Penjualan  domestik ritel memberikan kontribusi sekitar 32 persen. Merek yang memberi kontribusi pertumbuhan penjualan terbesar adalah JOBB 43 persen, Jack Nicklaus 14 persen dan Uni Asia 325 persen.

Rhett and Link T-Shirt War; Kreasi Animasi Stop Motion dengan Kaos sebagai media


Rhett and Link T-Shirt War; Kreasi Animasi Stop Motion dengan Kaos sebagai media. Beberapa waktu yang lalu, seorang teman saya menunjukkan sebuah video yang di upload di Youtube yang mana video tersebut merupakan sebuah animasi stop motion yang memang sendang naik pamor di kalangan pecinta dan kreator komunikasi visual yang berbasis indie. Sebuah stop motion movie yang bisa dibilang sangat kreatif di mana animasi yang ditampilkan adalah berasal dari beragam kaos yang didesain dengan alur gambar tertentu yang saling berkaitan yang diperaragakan oleh dua orang yang seakan-akan saling menjahili satu sama lain.


Adalah Rhett dan Link yakni dua orang sahabat yang berasal dari North Carolina, Amerika Serikat yang memiliki ide brilian untuk menciptakan sebuah animasi stop motion dengan mengunakan kaos sebagai media. Mereka terkenal karena video yang di upload di  internet dengan memproklamirkan diri sebagai "Internetainers." Selain kehadiran web mereka, Rhett dan Link juga musisi dan pembuat film, dan telah bekerja di sebuah stasiun televisi sebagai  pembawa acara. Mereka mengoperasikan sebuah perusahaan  video animasi, Rhett dan Link  Inc.

Video T-Shirt war ini dibuat dengan teknik animasi stop motion di mana untuk membuat sebuah  objek agar terlihat bergerak, maka beberapa gambar yang dibuat berkesinambungan digambar per frame/bagian untuk dimanipulasi sehingga memunculkan sebuah kesan bahwa gambar tersebut hidup. Tujuannya adalah gambar tersebut bergerak sedikit demi sedikit antara frame  secara individual pada foto yang telah di ambil dan diolah menggunakan beberapa software pengolah animasi  untuk menciptakan ilusi gerakan ketika serangkaian frame  tersebut dimainkan dalam urutan yang kontinu.







Waktu pengerjaan animasi unik ini memakan waktu hingga sebulan penuh dengan memanfaatkan 222 buah kaos dengan beragam warna yang disablon dengan gambar-gambar yang sengaja dibuat layaknya seperti dalam pengerjaan sebuah kartun animasi. Berkat animo  yang tinggi dari viewer video mereka di Youtube yang mencapai sekitar 9 juta viewer, maka mereka pun berinisiatif untuk menjual beberapa kaos original yang mereka gunakan dalam video tersebut secara limited edition bagi yang berminat untuk membelinya. Kreativitas dari dua orang in patut untuk diacungi jempol. Inovasi yang mereka lakukan secara tidak langsung dapat dijadikan contoh bagi kita semua bahwa ketika kita ingin berwirausaha dalam bidang apapun, yang terpenting adalah menunjukkan bahwa kita memiliki kapabilitas dalam hal tersebut tanpa terlalu memikirkan omset/income yang akan didapatkan hingga nantinya orang-orang di sekeliling kita akan tertarik untuk membeli produk yang kita pasarkan. Jika anda tertarik untuk melihat animasi stop motion T-shirt War ini silakan klik link berikut ini : Rhett adn Link's T-Shirt War

Tuesday, August 28, 2012

Tips Berbelanja Pakaian Dalam


Tips Berbelanja Pakaian Dalam - Bila anda biasa dibelikan pakaian dalam oleh orang lain, sebaiknya anda hentikan kebiasaan anda tersebut karena berbelanja pakaian dalam sebaiknya Anda lakukan sendirian. Sebab belum tentu orang lain bisa memilih ukuran atau model yang Anda sukai atau bahkan pas dengan diri anda. Bahkan jika orang itu adalah pasangan Anda ataupun orang tua anda sendiri. Simak tips belanja pakaian dalam selengkapnya seperti berikut ini.

Pastikan Anda nyaman

Anda tidak perlu mencoba pakaian dalam yang akan dibeli untuk memastikan itu nyaman atau tidak. Namun perhatikan bahan yang digunakan, siapa tahu kainnya tidak begitu cocok untuk kulit Anda.

Bentuk tubuh sendiri

Ada berbagai model pakaian dalam yang sangat keren, misalnya keluaran Victoria's Secret. Akan tetapi sadari bentuk tubuh diri sendiri. Apakah Anda pantas, dan sekali lagi nyaman, untuk memakainya? Jangan hanya karena mengejar merek, Anda melupakan pakaian dalam simpel yang sebenarnya Anda butuhkan.

Perasaan pasangan

Anda juga tidak perlu memaksakan diri membeli pakaian dalam seksi dengan bulu-bulu atau animal print. Jika niat Anda adalah untuk menyenangkan pasangan, jangan ragu untuk bertanya pada si dia dulu. Belum tentu pasangan menyukai pakaian dalam yang sudah terlanjur Anda beli.

Memperhatikan harga

Sekali-kali membeli pakaian dalam yang cukup mahal boleh dilakukan. Namanya juga ingin memanjakan diri. Namun jangan membiasakan diri untuk membeli pakaian dalam dengan harga selangit. Anda juga masih butuh beli baju, sepatu, dan barang lainnya bukan?

Waktu yang tepat

Aktivitas berbelanja paling nyaman dilakukan jika Anda punya cukup banyak waktu. Dengan demikian Anda akan merasa puas memilih barang. Hindari pergi berbelanja apabila Anda merasa terlalu sibuk.

Brand Joger; Berawal dari Nyeleneh dan Urakan

Bagi anda yang pernah mengunjungi Pulau Dewata pastilah tidak asing dengan nama brand Joger.  Joger yang telah berdiri selama 10 tahun lebih ini memang dikenal sebagai salah satu brand clothing dan fashion yang terkenal dari Bali. Kali ini kita akan sedikit mengulas mengenai sejarah terbentuknya Joger  berkat keuletan dan kreativitas yang diterapkan oleh brand ini.


Melihat dari namanya yang terdengar asing di telinga kita mungkin anda akan bertanya-tanya apakah sebenarnya arti kata Joger itu sendiri. Joger memang bukan sebuah kata yang memiliki arti dalam bahasa Indonesian maupun bahasa asing. Joger adalah gabungan dari lima  Huruf yaitu J, O ,G , E, R. Kata Joger sendiri adalah berasal dari gabungan nama dari kedua pendiri brand ini. Sekitar tahun 1980,  Joseph Theodorus Wulianadi(empunya Joger) mulai merintis usahanya ini di sebuah daerah pertokoan yang bertempat di Jl. Sulawesi 37, Denpasar. Pada mulanya Joseph Theodorus Wulianadi belum memiliki nama untuk Toko kecilnya itu hingga pada tanggal 9 bulan 9 tahun 1951 Joseph Theodorus Wulianadi merenungkan diri di atas tempat tidurnya beliau merenungkan nama apa yang cocok untuk Tokonya itu. Joseph Theodorus Wulianadi tidak ingin nama tokonya di berikan dengan nama yang umum atau yang biasa kita lihat di pasar – pasar atau toko biasa, beliau ingin nama tokonya itu bernama yang Unik artinya nama yang muncul dari dalam hati nurani. seiring detik jam berjalan Tuan Joseph Theodorus Wulianadi teringat dengan jasa besar dari Mr. Gerhard dimana dia telah memberikan dana sebesar $ 20.000 sebagai hadiah pernikahan Joseph Theodorus Wulianadi dengan Istri tercintanya Ery Kusdarijati, Mr. Gerhard merupakan teman sekolahnya dulu  di Hotelfachshule, Bad Wiesee, Jerman Barat, tahun 1970-an.


Dengan berjalannya waktu detik jam akhirnya tuan Joseph menggabungkan nama “Joseph” dan nama temannya “Gerhard” sehingga dari nama tersebut diambilah 2 karakter dari kiri dari nama Joseph = JO dan 3 karakter dari kiri Gerhard = GER sehingga jika digabungkan menjadi JOGER.

Pada tanggal 19 Januari 1981 merupakan hari lahir joger dimana nama joger pertama kalinya digunakan sebagai nama Toko tuan Joseph namun nama Tokonya saat itu belum murni JOGER tapi “ART & BATIK SHOP JOGER” awalnya masyarakat belum tau dan belum tertarik dengan Product yang di jual oleh toko ini namun karena seiring berjalannya waktu dan tren yang terus bergerak akhirnya product – product Toko Joger di terima dan menarik banyak masyarakat karena setiap barang seperti Kaos dan souvenir – souvenir lainnya terdapata  kata – kata yang unik khas Joger. hingga akhirnnya nama Joger menjadi nama besar dan harum. pada tanggal 7 Juli 1987 diputuskan bahwa joger hanya akan di buka di satu toko di Bali dimana hanya akan bisa di jumpai di Jl. Raya Kuta – Bali. dan sejak tahun 1990-an hingga saat ini Joger di sebut sebagai PABRIK KATA – KATA.








Karakteristik desain yang ditampilkan yang memang terkesan nyeleneh di mana paduan Typography/kata-kata disusun sedemikian rupa untuk menghasilkan desain yang kadang-kadang dapat mengundang senyum dari orang sekeliling yang melihatnya. Sebuah ide yang bisa dibilang cukup simpel, namun ketika itu karena karakter yang nyeleneh inilah brand Joger dapat meraih pasar konsumen yang cukup tinggi dibandingkan brand-brand clothing sejenis yang memproduksi produk-produknya dengan gambar  yang umum. Joger hingga saat ini bisa dikatakan menjadi sarana promosi pariwisata dari Bali karena image yang kuat akan Brand ini yang memang asli berasal dari Bali. Siapapun orang yang melihat produk dari brand ini di mana pun ia berada, pastilah hal pertama yang terbersit dalam benaknya adalah pulau Bali.


Kontroversi Cara Berpakaian Saat di Pesawat [Bagian 1]


Kontroversi Cara Berpakaian Saat di Pesawat - Saat traveling ataupun melakukan perjalanan wisata dengan menggunakan pesawat, penumpang haruslah memilih baju yang nyaman, apalagi jika penerbangan berjalan cukup lama. Namun, Anda bisa ditangkap atau diusir jika memakai baju yang salah dan juga berbau kontroversial.

Dilansir dari News.com, ternyata kaus bertuliskan kata-kata berbahaya atau kotor bisa menyebabkan penumpang diusir atau ditolak untuk terbang dengan menggunakan pesawat. Pilot maskapai American Airlines pernah menegur seorang wanita yang menggunakan kaus bertuliskan kata makian. Ia diperbolehkan naik pesawat setelah menutupi kata tersebut dengan menggunakan syal.

Suatu waktu, ada juga penumpang yang dilarang naik pesawat karena memakai baju berbelahan dada terlalu rendah. Memang, sebenarnya tidak ada peraturan tertulis mengenai pakaian yang boleh dan tidak boleh digunakan penumpang pesawat. Tapi saat pakaian mereka dianggap menganggu ketenangan dan keamanan sekitar, maka hadirlah peraturan tak tertulis mengenai dresscode di bandara.

"Seperti di restoran, jika ada yang mengumpat, petugas akan menyuruh mereka keluar ruangan dengan baik-baik," ujar pengacara penerbangan dan Kepala Konsulat di US Federal Aviation Administration, Kenneth Quinn.

Minggu lalu, seorang pria lulusan Arizona State University bernama Arijit Guha, dilarang naik pesawat Delta karena menggunakan kaus bertuliskan kata-kata yang dianggap mengejek agen keamanan. Selain itu, di kaus itu juga terulis, "Terrist gonna kill us all" dengan kata 'Terorrist' yang sengaja dibuat salah eja.

Selanjutnya

Kontroversi Cara Berpakaian Saat di Pesawat [Bagian 2]


Kontroversi Cara Berpakaian Saat di Pesawat - "American Airlines dan Delta hanya menjalankan hak mereka untuk menyuruh penumpangnya mengganti pakaian yang mengandung kata-kata dan gambar yang bersifat politis," ucap pengacara dari Amandemen Pertama Konstitusi AS, Joe Larsen.

Seorang pria bernama Allen Jasson ditolak naik pesawat Qantas di Bandara Melbourne yang akan terbang ke London. Staf bandara menolak Jasson karena ia memakai baju bergambar mantan Presiden AS, George Bush dan bertuliskan World's #1 Terrorist (teroris nomor satu di dunia).

Amandemen Pertama Konstitusi AS melarang pemerintah untuk membatasi kebebasan seseorang untuk mengeluarkan pendapat. Namun hal ini tidak berlaku di maskapai-maskapai yang dijalankan oleh perusahaan pribadi. Menurut Joe, aparat keamanan pemerintah di bandara tidak mengkonfrontasi Arijit, melainkan pihak Delta yang melarangnya.

Tahun lalu, seorang pria ditangkap di Bandara Internasional San Francisco karena ia menolak menarik celana yang berpinggang terlalu rendah. Jaksa setempat menolak untuk menjatuhkan hukuman kepada pria bernama Deshon Marman yang juga merupakan pemain sepak bola di University of New Mexico. Menurut pengacara Marman, mereka tidak bisa menahan orang yang memiliki cara berpakaian sedikit beda dengan yang lainnya.

Beda lagi dengan tanggapan juru bicara US Airways, John McDonald. Ia mengatakan, maskapai tidak memiiki dresscode, namun mereka bisa menegur penumpang yang berpakaian tidak biasa dan dianggap menganggu kenyamanan dan keamanan orang di sekitarnya.

Penumpang bernama John Gordon mengaku bahwa kaus yang bertuliskan kata-kata makian selalu mengganggu mata. Sedangkan penumpang lain bernama Leigh Ann Epperson, yang juga seorang pengacara memiliki pendapat berbeda. Ia tidak masalah dengan kata-kata makian. Menurutnya, para penumpang membayar tiket dengan uang mereka, maka mereka bisa bebas memakai pakaian apa saja.

Bercerai, Katie Holmes Menghabiskan Rp.142 juta untuk Pakaian Dalam Baru [Bagian 1]


Bercerai, Katie Holmes Menghabiskan Rp.142 juta untuk Pakaian Dalam Baru - Bagi Katie Holmes, perceraiannya dengan aktor legendaries Tom Cruise, tidak lantas membuatnya bersedih dan tenggelam dalam keputusasaan, Malahan, Katie Holmes kini terlihat mulai bisa bebas dan  bersenang-senang setelah resmi bercerai dengan Tom Cruise. Ia menikmati kehidupan awal-awal kesendiriannya itu dengan berbelanja di mal dan menghabiskan USD 15 ribu atau sekitar Rp.142 juta hanya untuk membeli lingerie dan pakaian dalam.

Bahkan, dia sepertinya sudah mulai mempersiapkan diri untuk ‘perang’ dengan Victoria Beckham untuk menjadi trend setter baru Amerika Serikat dalam dunia fesyen.  Sehingga, untuk beli pakaian dalam saja, dia rela menghabiskan uang yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.

Seperti dilansir Female Firs, Holmes beli pakaian dalam seharga ratusan juta. "Ya, itu karena Holmes  menghadiahkan untuk dirinya sendiri. Dia cari kesenangan  dengan berbelanja sangat mewah. Ia menghabiskan USD 15 ribu untuk lingerie seksi dan pakaian dalam saja," ujar seorang sumber dekat dengan Holmes.

Tak hanya itu, Katie juga membeli 15 pasang sepatu Christian Louboutin dan beberapa gaun untuk digunakan saat audisi. "Ia ingin menunjukkan pada dunia siapa ia sebenarnya. Cantik, percaya diri, dan perempuan berbakat yang bisa menyeimbangkan peran sebagai ibu dan karier," pungkas sumber tersebut.

Apalagi, sebelumnya dia sudah memproklamirkan diri untuk mengalahkan Victoria Beckham dalam pentas dunia entertainment. Bisa jadi, semua itu merupakan …

Selanjutnya

Bercerai, Katie Holmes Menghabiskan Rp.142 juta untuk Pakaian Dalam Baru [Bagian 2]


Bercerai, Katie Holmes Menghabiskan Rp.142 juta untuk Pakaian Dalam Baru - Seperti dilansir Female Firs, Holmes beli pakaian dalam seharga ratusan juta. "Ya, itu karena Holmes  menghadiahkan untuk dirinya sendiri. Dia cari kesenangan  dengan berbelanja sangat mewah. Ia menghabiskan USD 15 ribu untuk lingerie seksi dan pakaian dalam saja," ujar seorang sumber dekat dengan Holmes.

Tak hanya itu, Katie juga membeli 15 pasang sepatu Christian Louboutin dan beberapa gaun untuk digunakan saat audisi. "Ia ingin menunjukkan pada dunia siapa ia sebenarnya. Cantik, percaya diri, dan perempuan berbakat yang bisa menyeimbangkan peran sebagai ibu dan karier," pungkas sumber tersebut.

Apalagi, sebelumnya dia sudah memproklamirkan diri untuk mengalahkan Victoria Beckham dalam pentas dunia entertainment. Bisa jadi, semua itu merupakan bagian dari persiapan dia untuk ‘perang’ dengan istri pesepakbola kesohor dunia tersebut.

Makanya, Katie Holmes sepertinya sudah lebih dari siap untuk memulai kariernya di bidang fashion. Ia pun akan segera berhadapan langsung dan 'berperang' dengan Victoria Beckham.

Mantan sahabat yang hubungannya sudah tak terlalu harmonis itu, sama-sama akan hadir pada 9 September mendatang di New York Fashion Week. Katie akan menampilkan Holmes & Yang untuk pertama kalinya. Sementara Victoria akan memamerkan merek VB di New York Public Library.

"Katie pasti berharap untuk berhadapan dengan Victoria," kata sumber seperti dilansir ShowbizSpy. Aktris yang baru saja berpisah dari Tom Cruise itu ingin mengalihkan sorotan media terhadapnya ke arah yang lebih positif. Ia sangat ingin menyaingi Victoria.

"Ini adalah pertunjukan pertamanya dan dia bertekad untuk membuktikan bahwa dia bisa melakukannya," tambah sang sumber.

Trend T-Shirt Cutting yang fashionable Ala Adam Saaks


Trend T-Shirt Cutting yang fashionable Ala Adam Saks. Berbekal hanya sepasang gunting, fashion stylist asal Los Angeles, Amerika Serikat yang bernama Adam Saaks telah menciptakan kreasi yang inovatif dalam mendesain sebuah T-shirt dengan gaya freestyle cutting. Dikenal sebagai julukan 'Master of Shredder ' dan 'Adam Scisssor Hands', Saaks telah menjadi favorit bagi para kliennya yang kebanyakan adalah selebritis wanita populer seperti Eva Longoria, Alicia Keys, Keira Knightley, Jessica Simpson, Jessica Alba dan Britney Spears. Di India juga, Saaks telah menciptakan desain cutting pada kaos hanya dengan pisau silet tajam untuk mendesain busana selebriti seperti Sarah Jane Dias, Sameera Reddy dan Hasleen Kaur.





Menjadi bagian dari fashion show India untuk pertama kalinya, Saaks menunjukkan keahliannya pada hari terakhir di Fashion Week Pune (PFW) dengan mengubah kaos normal menjadi pakaian bergaya dress. Bekerja dengan beberapa klien dengan brand ternama seperti Von Dutch, American Apparel, Ed Hardy dan Christian Audigier, Saaks yang tertarik untuk berkolaborasi dengan merek di India mengatakan bahwa untuk memberikan bentuk baru dan desain untuk t-shirt tergantung pada sosok seseorang yang memakainya, warna kulit dan karakter orang tersebut. Hal inilah yang menjadi kelebihan Saks dalam mendesain busana, karena ia mengerjakannya secara spontan dan berkreasi sesuai dengan figur si pengguna kaos sehingga secara tidak langsung karakteristik cutting yang ia terapkan pada desain kaos seseorang bisa dikatakan mewakili kepribadian orang tersebut. Adam Saks yang mengakui penyuka jenis musik metal,terutama band Metallica ini berkomitmen untuk mengembangkan gaya T-shirt Cutting yang ia kuasai ini untuk memberikan pencitraan yang terlihat fresh dan trendy bagi pada penyuka T-shirt di seluruh dunia.  

Karakteristik yang dapat diamati dari beberapa desain T-shirt Cutting yang ia kerjakan untuk beberapa klien menitikberatkan pada kesan sensualitas sekaligus trendy bagi penggunanya yang kebanyakan adalah kaum hawa. Saks menegaskan bahwa pengguna T-Shirt Cutting buatannya haruslah wanita yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan berani untuk tampil beda di khalayak publik. Bagi kita, masayarakat Indonesia yang notabene memiliki adat ketimuran di mana kesopanan dalam berbusana tertutup masih menjadi sebuah issu di masyakarat, untuk beberapa orang mungkin hasil karya Cutting T-shirt karya Adam Saks memang terlihat agak seronok karena desainnya yang terlihat sengaja dibuat untuk megekspose beberapa bagian dari lekuk tubuh wanita.

Wednesday, August 15, 2012

Busana Muslim Masih Stabil Walaupun Sudah Mendekati Masa Masa Mudik Lebaran [Bagian 1]


Busana Muslim Masih Stabil Walaupun Sudah Mendekati Masa Masa Mudik Lebaran - Permintaan baju koko di Pasar Tegal Gubug Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, hingga pekan ketiga Ramadan, masih cukup tinggi. Hal ini diungkapkan oleh Bah Syurif, salah seorang pengrajin konveksi yang berasal dari Desa Perbutulan, Kecamatan Sumber, Cirebon, Jawa Barat. Bah Syurif mengungkapkan bahwa permintaan baju koko untuk ukuran anak anak hingga dewasa yang berasal dari Pasar Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Cirebon, masih tergolong cukup tinggi.

Bah Syurif mengaku cukup puas dengan banyaknya pesanan yang dia terima, walaupun hanya berasal dari pedagang lokal Pulau Jawa saja. Untuk pesanan dari luar pulau, untuk tahun ini, lebih banyak terhalang kendala transportasi.

Sejak dua pekan terakhir ini, para pedagang hanya menerima pesanan dari Majalengka, Subang, Indramayu, Kuningan, Sumedang, dan Brebes. Walaupun begitu, sebelum Ramadan, kiriman sudah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar di Kalimantan, Bali, Papua, Sumatra, dan juga Ambon yang dikenal cukup ramai. Bahkan, banyaknya permintaan dari luar Jawa sebelum Ramadan kemarin menyebabkan para pengrajin konveksi dan juga pedagang merasa kesulitan untuk memenuhi permintaan mereka.

Seorang perajin konveksi asal Benjaran, Tegal, Jawa Tengah, Taupikoh, mengatakan hal yang sama dengan Bah Syurif. Dia mengungkapkan, bahwa permintaan berbagai jenis busana muslimah dan baju koko masih sangat tinggi hingga H -7 ini. Meski kini,pesanan hanya berasal dari pedagang lokal saja. …

Selanjutnya

Busana Muslim Masih Stabil Walaupun Sudah Mendekati Masa Masa Mudik Lebaran [Bagian 2]


Busana Muslim Masih Stabil Walaupun Sudah Mendekati Masa Masa Mudik Lebaran - Seorang perajin konveksi asal Benjaran, Tegal, Jawa Tengah, Taupikoh, mengatakan hal yang sama dengan Bah Syurif. Dia mengungkapkan, bahwa permintaan berbagai jenis busana muslimah dan baju koko masih sangat tinggi hingga H -7 ini. Meski kini,pesanan hanya berasal dari pedagang lokal saja. Namun, dia juga sudah memperkirakan bahwa pesanan yang ramai itu tinggal beberapa hari lagi saja. Karena saat memasuki arus mudik nanti, akan terjadi penurunan pesanan, terutama saat arus lalu lintas mulai terhambat dan juga semakin padat.

"Penjualan busana muslimah dan baju koko paling dua kali pasaran, yakni Sabtu dan Selasa depan karena terkendala arus mudik Lebaran," katanya.

Hartini adalah salah seorang pedagang pakaian yang berasal dari Cirebon. Hartini mengaku, memasuki Ramadan tahun ini, dia mengalami kesulitan dalam memenuhi seluruh pesanan yang berasal dari Jakarta, Bandung, Kalimantan, Irian, Bali, Kupang, Lampung, dan Palembang. Padahal, berdasarkan pengakuannya, stok berbagai jenis busana yang dia sediakan sebelumnya sudah sangat maksimal. Ia mengatakan, busana muslimah berbahan batik yang berasal dari Cirebon kini semakin diminati oleh konsumen. Yang paling laku dari busana muslim tersebut adalah busana muslim batik dengan bahan katun dan memiliki corak yang sederhana.

Menanggapi hal ini, Bupati Cirebon, Dedy Supardi mengatakan, perkembangan usaha batik di Pantura Kabupaten Cirebon saat ini cukup positif. Hal ini terlihat dengan hasil kerajinan yang cukup diminati oleh konsumen dari berbagai daerah sehingga juga turut membantu meningkatkan daya beli masyarakat setempat.

ITC Depok Tentu Kebanjiran Rezeki Juga [Bagian 1]


ITC Depok Tentu Kebanjiran Rezeki Juga - Meningkatnya kebutuhan busana muslim di bulan puasa dan juga lebaran, turut berperan aktif dalam meningkatkan jumlah permintaan masyarakan Indonesia terhadap berbagai jenis busana muslim yang beredar di tengah tengah masyarakat.

Muhammad Bastian, adalah salah seorang pedagang busana muslim yang berjualan di ITC, Depok, mengakui bahwa dia harus mensiasati kondisi ini dengan menambah jenis dan juga jumlah stok di toko yang dia miliki. Bastian menambahkan, bahwa di awal Ramadan kali ini, banyak pelanggan yang membeli perlengkapan Salat. Secara umum, penjualannya meningkat hingga 20 persen jika dibandingkan dengan hari hari biasanya.

Di antara varian busana muslim, permintaan mukenalah yang mendududki posisi teratas. Bastian sendiri mematok harga yang bervariasi mulai dari Rp.60 ribu sampai Rp.300 ribu. Untuk penjualan keperluan busana muslim dan juga Salat para pria memang mengalami peningkatan, namun tidak terlampau tinggi. Varian yang dimaksud adalah sarung, baju koko dan juga peci.

"Kalau untuk peci, baju koko dan sarung, biasanya mengalami peningkatan yang tajam pada H-10. Ya untuk sholat Idul Fitri dan lebaran," ujarnya.

Menurutnya, selama bulan ramadan membawa berkah tersendiri pada barang dagangannya. Meski begitu, dirinya berharap agar daya beli masyarakat bisa meningkat seperti di masa lalu.

"Kita berharap agar daya beli masyarakat bisa naik. Kalau dulu kan, semua orang dari tingkatan masyarakat rendah sampai atas mampu membeli. …

Selanjutnya

ITC Depok Tentu Kebanjiran Rezeki Juga [Bagian 2]


ITC Depok Tentu Kebanjiran Rezeki Juga - Menurutnya, selama bulan ramadan membawa berkah tersendiri pada barang dagangannya. Meski begitu, dirinya berharap agar daya beli masyarakat bisa meningkat seperti di masa lalu.

"Kita berharap agar daya beli masyarakat bisa naik. Kalau dulu kan, semua orang dari tingkatan masyarakat rendah sampai atas mampu membeli. Tetapi sekarang golongan ekonomi lemah jarang yang beli," katanya.

Sementara itu, pedagang busana muslim di terminal Depok Tia Maya juga merasakan berkahnya ramadan dengan banyaknya permintaan jilbab. Pada hari pertama puasa, menurutnya penjualan mulai meningkat. "Pada hari Sabtu dan Minggu kemarin banyak yang beli," katanya.

Penjualan akan terus meningkat pada 15 hari sebelum lebaran dan malam takbiran mengalami kenaikan tiga kali lipat. Dalam sehari, dirinya bisa menjual sebanyak 5 sampai 15 jilbab.

"Awal ramadan sih penjualan mulai meningkat sedikit, setelah pertengahan puasa dan malam takbiran penjualan bisa meningkat lebih dari 50 persen," katanya.

Dikatakannya kisaran harga jilbab dari Rp 25 ribu-Rp 45 ribu. Mengenai omzet penjualan perhari bisa mencapai Rp 1 juta perhari. Hanya saja, lanjutnya, omzet penjualan pada malam takbiran bisa mencapai Rp 2 juta atau 24-45 jilbab.

"Kita kebanjiran order pada malam takbiran," jelasnya.

Menurut salah satu konsumen busana muslim, Susilawati mengaku membeli busana muslim untuk keperluan sholat tarawih.

"Saya beli jilbab pasmina untuk dipakai sehari-hari, sedangkan, untuk mukena dan sajadah digunakan untuk sholat Idul Fitri," ujarnya.

Monday, August 13, 2012

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 1]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - Seluruh penjual busana muslim yang mengandalkan blog dan juga website sudah barang tentu mengenal Saqina.com. Karena jika Anda memasukkan kata kunci "baju muslim" ataupun "busana muslim" di mesin pencari Google, situs web Saqina.com akan berada di baris depan pencarian. Terlebih lagi, Saqina.com mendapatkannya tanpa harus beriklan ataupun membayar Google sepeserpun. Dan hal ini sudah berlangsung begitu lama.

Website ini dibangun pada tahun 2008. Dan empat tahun kemudian, Saqina.com kini telah menjadi pemain besar di dalam bisnis e-commerce Indonesia. Saqina.com sendiri mengkhususkan diri mereka dalam berjualan busana muslim untuk pasar di Indonesia.

Sang pendiri Saqina.com adalah seorang pebisnis bernama Mohamad Rosihan. Beliau ternyata mempunyai sebuah teknik dan juga strategi pemasaran tersendiri dalam mempopulerkan situs besutannya, Saqina.com.

Rosihan mulai bereksperimen dalam mendirikan toko online Saqina pada bulan Ramadan tahun 2008 yang lalu. Sebelumnya, Rosihan adalah pedagang lama dalam bisnis busana muslim dan telah memiliki delapan buah toko fisik. Dari delapan buah toko fisik penjual busana muslim yang dia miliki, ia lalu menginvestasikan ruang, barang, sumber daya manusia, sistem dan juga teknologi untuk mulai peruntungan dari berjualan online.

Ternyata, respon yang Rosihan dapatkan juga cukup bagus dan untungnya juga sangat besar. Kini tercatat, kontribusi keuntungan dari ke delapan toko fisik yang ia miliki hanya berkisar 35% saja. Sementara satu platform e-commerce  bernama Saqina.com, …

Selanjutnya

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 2]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - Ternyata, respon yang Rosihan dapatkan juga cukup bagus dan untungnya juga sangat besar. Kini tercatat, kontribusi keuntungan dari ke delapan toko fisik yang ia miliki hanya berkisar 35% saja. Sementara satu platform e-commerce  bernama Saqina.com, memberikan kontribusi keuntungan padanya hingga 65%. Itulah yang Rosihan dan juga Saqina.com alami sekarang ini dalam berbisnis busana muslim, baik melalui media fisik ataupun media online. Namun Rosihan seperti enggan memberitahukan kita, angka pasti dari omset tahunan yang diperoleh oleh Saqina.com

Lelaki kelahiran Jombang, 23 April 1972 ini, memutuskan serius membangun bisnis online. Dengan modal 100 juta yang dipinjam dari bank, Rosihan putar otak mengatur teknik dan strategi agar trafik Saqina.com tinggi. Caranya tentu saja dengan masuk dalam halaman pertama mesin pencari Google. Setelah itu, barulah ia persiapkan strategi dalam mengatur keseimbangan antara pasokan dan juga permintaan barang.

Pada awal 2009, Rosihan mulai mengiklankan Saqina.com di majalah, Facebook, portal berita online dan juga mesin pencari Google. Diakui Rosihan, beriklan di media online sangat besar pengaruhnya untuk membangun trafik kunjungan ke situs web Saqina.com.

Ia membantah ketika disebut punya modal yang besar. Beberapa kali Rosihan menekankan bahwa modal yang ia pinjam dari bank adalah sebesar Rp100 juta. Dan hanya sebesar Rp45 juta dari seluruh modal yang ia pinjam, dipakai untuk keperluan beriklan.

Selanjutnya

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 3]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - Untuk urusan biaya beriklan memang tidak bisa disebut biaya yang murah. Karena itu, Rosihan memilih momentum dan juga media yang pas untuk mengiklankan Saqina.com. Selama bulan Ramadan 2009, ia menaruh iklan berukuran kecil di sebuah portal berita online, dan juga tentu saja di Google AdWords. Kata kunci yang diiklankan di Google adalah "baju muslim" dan juga "busana muslim". Ia juga diketahui rajin beriklan melalui media sosmed terpopuler di Indonesia, apa lagi jika bukan Facebook. Kala itu, Rosihan mengaku bahwa Facebook menaruh harga 50 dollar AS per harinya agar Iklan yang ia inginkan ditayangkan oleh Facebook.

Prediksi momentum dan media yang dipilih oleh Rosihan, ternyata terbilang merupakan pilihan yang sangat tepat. Trafik dan transaksi di Saqina.com meningkat cukup pesat saat itu. Namun, walaupun begitu, ia selalu mengukur efektivitas setiap iklan yang dipasang olehnya, bagaimana efeknya terhadap trafik dan juga tentu saja, terhadap terjadinya transaksi. Trafik memang merupakan factor yang paling penting dalam keberlangsungan bisnis e-commerce, namun selain trafik, juga harus ada transaksi yang berlangsung, agar modal yang telah dikeluarkan olehnya bisa diputar kembali. Hasil transaksi itu lalu digunakan oleh Rosihan untuk operasional dan diputar lagi untuk beriklan. Untungnya saja, biaya operasional toko online tidak sebesar biaya operasional yang dituntut oleh toko fisik.

"Jadi, jangan berpikir kami punya banyak uang untuk beriklan. …

Selanjutnya

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 4]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - "Jadi, jangan berpikir kami punya banyak uang untuk beriklan. Saya selalu ukur efektivitas iklan terhadap trafik dan transaksi. Kita putar uang itu untuk beriklan lagi. Begitu seterusnya," tegas Rosihan.

Menurut Rosihan, untuk urusan transaksi, beriklan di portal berita online jauh lebih efektif ketimbang beriklan di Facebook.  Hal ini dikarenakan portal berita online mewakili pembaca dengan status pendidikan dan sosial ekonomi yang diincar oleh Rosihan. Sementara jika beriklan di Facebook, kurang efektif terhadapa terjadinya transaksi, karena segmentasi yang dimiliki oleh Facebook sangat cair sekali. Rosihan, sebagai pengiklan di facebook, hanya bisa membatasi wilayah, jenis kelamin dan juga umur. Tapi pengiklan tidak bisa mengincar segmen pendidikan dan sosial ekonomi yang mereka inginkan.

Sehingga, beriklan melalui media Facebook lebih dimanfaatkan oleh Rosihan untuk keperluan branding agar Saqina.com diketahui oleh lebih banyak orang. Meskipun demikian, diakui Rosihan, beriklan di Facebook menghasilkan trafik sebesar 7 ribu sampai 8 ribu kunjungan setiap harinya, dan trafik tersebut merupakan yang tertinggi yang Rosihan dapatkan melalui iklan. Rosihan juga mengatakan bahwa trafik yang tinggi inilah yang turut mengangkat posisi Saqina.com dalam hasil pencarian di mesin pencari Google.

Namun, tentu saja, untuk meningkatkan posisi Saqina.com dalam mesin pencari Google, Rosihan tak bisa sepenuhnya bergantung pada iklan. Karena modal yang ia miliki cukup terbatas, dan suatu saat akan habis. …

Selanjutnya

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 5]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - Namun, tentu saja, untuk meningkatkan posisi Saqina.com dalam mesin pencari Google, Rosihan tak bisa sepenuhnya bergantung pada iklan. Karena modal yang ia miliki cukup terbatas, dan suatu saat akan habis. Sehingga kemudian, ia memutuskan untuk menjalani kursus optimisasi mesin pencari atau Search Engine Optimization (SEO).

Tanpa bantuan Iklan, pada Bulan Ramadan 2011, posisi Saqina.com masih berada di halaman 2 Google, ketika dicari dengan kata kunci "busana muslim" ataupun "baju muslim". Setelah Rosihan mendapatkan ilmu yang ia butuhkan, ia menjalankan sendiri strategi strategi SEO yang baru saja ia dapatkan. Sehingga, butuh waktu sekitar 4 bulan untuk menempatkan Saqina.com di halaman pertama mesin pencari Google. Dan tepatnya setelah 6 bulan memainkan SEO, atau lebih spesifiknya lagi di awal 2012, barulah Saqina.com berhasil menjadi juara di Google untuk kata kunci "busana muslim" dan "baju muslim" tanpa mengandalkan Iklan sama sekali.

Sejak 2011, Rosihan berhenti beriklan di media online. Ia lebih berfokus untuk memainkan SEO dan untuk mempertahankan Saqina.com di baris terdepan pencarian Google. Namun, untuk menunjukkan eksistensi Saqina di hadapan khlayak pecinbta busana muslim Indonesia, ia rutin beriklan di sebuah majalah muslim setiap dua bulan sekali.

Rosihan berpendapat, dalam bisnis e-commerce, harus ada sebuah hal sederhana yang bisa dipahami secara luas sebagai sesuatu yang bisa dipercaya. Setelah tergiur dengan harga murah …

Selanjutnya

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 6]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - Rosihan berpendapat, dalam bisnis e-commerce, harus ada sebuah hal sederhana yang bisa dipahami secara luas sebagai sesuatu yang bisa dipercaya. Setelah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan, calon pembeli akan mengecek kredibilitas, dan mencari sesuatu yang bisa dipercaya dan kuat untuk dijadikan bukti dari kredibilitas tersebut.

Keberadaan jaringan toko fisik yang dimiliki oleh Rosihan, dimanfaatkan Saqina untuk membangun kepercayaan. "Saat Saqina.com pertama kali dirilis, halaman di situs web yang paling banyak dikunjungi adalah halaman yang berisikan Jaringan Toko," tutur Rosihan. Halaman ini memberikan informasi tentang keberadaan toko fisik, foto toko dan juga koleksinya, alamat, nomor telepon, dan tidak lupa dilengkapi dengan peta digital.

Hingga kini, masih ada saja orang yang sengaja datang ke kantor pusat Saqina.com di Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan, dengan tujuan, hanya sekedar memastikan apakah di sana benar kantor Saqina.com berada. Kebanyakan mereka yang datang mengecek adalah saudara atau kerabat dari calon pembeli yang berada di daerah lain, dan hendak memesan barang dalam jumlah yang cukup besar.

Selain masalah kredibilitas, pelayanan yang cepat dan juga customer service menjadi hal penting selanjutnya yang harus diperhatikan dalam bisnis e-commerce. Karena calon pembeli sering mengajukan pertanyaan yang mendetail tentang barang yang ingin mereka beli. Saqina.com yang memiliki 20 karyawan, menempatkan 4 orang karyawannya sebagai customer service. …

Selanjutnya

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 7]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - Selain masalah kredibilitas, pelayanan yang cepat dan juga customer service menjadi hal penting selanjutnya yang harus diperhatikan dalam bisnis e-commerce. Karena calon pembeli sering mengajukan pertanyaan yang mendetail tentang barang yang ingin mereka beli. Saqina.com yang memiliki 20 karyawan, menempatkan 4 orang karyawannya sebagai customer service. Sisanya bertugas di bagian pengadaan barang, kontrol kualitas, foto produk, pengodean, pemberian harga dan juga label, update situs web, inventoring, dan tentu saja administrasi.

Untuk urusan pengiriman barang, Saqina.com tidak memiliki jasa kurir sendiri. Mereka mempercayakannya pada jasa pengiriman barang nasional.

Menurut Rosihan, kebanyakan pelaku bisnis e-commerce adalah mereka yang memiliki latar belakang teknologi informasi. Kebanyakan dari mereka, seringkali masih terpaku pada paradigma TI, dan sangat terobsesi untuk membuat situs webnya menjadi sekeren mungkin, lengkap dengan sistem pembayaran yang sangat canggih.

Padahal, kata Rosihan, pelaku seharusnya fokus pada bisnis, mulai dari strategi pemasaran sampai dengan mengatur pasokan dan juga permintaan. "Saya menerapkan sistem tradisional untuk situs web. Sederhana dan simpel," kata Rosihan yang juga memiliki latar belakang TI. Namun, Rosihan sendiri tidak memberitahukan secara mendetail system ‘tradisional, sederhana dan simple’ yang ia maksudkan.

Sampai tahun 2010, Saqina.com masih menggunakan domain open source yang bayarannya hanya Rp 20.000 per bulan. Barulah pada 2011, Saqina.com sudah mulai menggunakan server sendiri. Tahun depan, …

Selanjutnya

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 8]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - Sampai tahun 2010, Saqina.com masih menggunakan domain open source yang bayarannya hanya Rp 20.000 per bulan. Barulah pada 2011, Saqina.com sudah mulai menggunakan server sendiri. Tahun depan, Rosihan berencana akan menerapkan metode pembayaran dengan menggunakan kartu kredit di website miliknya.

Selama ini Rosihan realistis melihat fakta bahwa orang Indonesia belum sepenuhnya percaya pada metode pembayaran dengan kartu kredit. Sejak 2008, kebanyakan pembeli di Saqina.com melakukan pembayaran dengan transfer dari ATM dan juga internet banking.
"Cara melacak transaksinya juga sangat mudah, kita kasih harga yang nominal akhirnya ganjil. Dan pembeli harus bayar dengan nominal yang akhirannya ganjil itu, kita suruh agar jangan digenapi," terang Rosihan.

Ia memandang bahwa bisnis di internet punya pasar yang tidak terbatas. Permintaannya juga tak bisa dikendalikan. Pembeli datang dari mana saja, dengan selera yang beragam. Karena itulah, harus pandai-pandai menjaga pasokan barang. Rosihan mengaku, Saqina.com tak hanya berlaku sebagai produsen dan juga pemasok busana muslim, namun juga masih mencari produk dari pusat-pusat grosir dan menjalin kerjasama dengan perusahaan konveksi lainnya.

"Kalau tak seperti ini, persediaan barang kita akan goyang. Sementara pemintaan juga sangat tinggi," ujar ayah dari 4 orang anak ini.

Kini Rosihan telah memutuskan untuk menutup empat buah toko fisik yang dinilai kurang potensial dalam memberikan income pada bisnisnya. Ditambah lagi, …

Selanjutnya

Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com [Bagian 9]


Strategi Pasar Online yang Digunakan oleh Saqina.com - Kini Rosihan telah memutuskan untuk menutup empat buah toko fisik yang dinilai kurang potensial dalam memberikan income pada bisnisnya. Ditambah lagi, modal yang diperlukan untuk membangun toko fisik sekarang jauh lebih mahal, ia harus mengeluarkan uang antara Rp 40 juta sampai Rp 50 juta untuk mengontrak ruko di kabupaten ataupun kota. Sementara dari sisi pemasukan, toko online Saqina.com jauh lebih menguntungkan.

"Seharusnya, keduanya tak boleh dibandingkan dari sisi kontribusi keuntungan, karena beda karakter. Tapi saya harus efisen dalam hal penggunaan modal," tegas Rosihan seraya mengatakan, toko fisik tetap dibutuhkan untuk membangun kepercayaan.

Rosihan berkisah, ketika masih memiliki delapan toko fisik, ia harus pandai pandai membaca selera pasar di kota kota tertentu. Di Jakarta, persediaan busana muslim Saqina didominasi oleh warna gelap dan adem. Sedangkan di Karawang dan Purwakarta, didominasi oleh warna warna terang. Sehingga, Rosihan perlu membedakan persediaan pasar untuk di setiap toko, tergantung dari selera pasar di kota tersebut.

Kehadiran toko online Saqina.com, dinilai Rosihan punya peluang pasar yang tidak terbatas. "Kalau jualan online, saya bisa stok pakaian warna apa saja. Pasti ada saja yang beli," tandas Rosihan sembari tertawa.

Ia mensinyalir bahwa pelaku bisnis konveksi di daerah, mulai memanfaatkan internet untuk berjualan. Di masa mendatang, Rosihan memprediksi para pelaku konveksi di daerah secara intens akan mengirimkan produknya langsung ke pedagang ataupun  pembeli melalui promosi media online. Nantinya mereka berjualan tidak lagi melewati pusat grosir dan juga perdagangan. "Inilah the real internet potential. Internet saat ini telah berhasil memberikan peluang pasar yang unlimited atau tidak terbatas," tutup Rosihan.

Trend Positif Penjualan Busana Muslim di Aceh


Trend Positif Penjualan Busana Muslim di Aceh - Peningkatan penjualan dialami oleh para pedagang busana muslim selama bulan Ramadhan ini. Hal ini terjadi di seluruh Indonesia, termasuk di Banda Aceh dan Aceh Besar. Pedagang busana muslim di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar mengakui permintaan yang mereka terima mengalami peningkatan sejak dua pekan terakhir.

Bukhari, salah satu pedagang di Pasar Aceh mengatakan, "Sejak satu minggu sebelum bulan Ramadhan banyak warga yang membeli berbagai jenis busana muslim terutama kaum wanita."

Ia juga mengatakan bahwa mayoritas konsumen yang datang ke lapaknya bertujuan untuk membeli jilbab, mukenah, sarung, sajadah dan juga baju koko. Namun tidak sedikit juga kaum perempuan yang datang untuk membeli berbagai jenis baju lainnya.

Menurut dia, sudah menjadi tradisi setiap tahun jika permintaan busana muslim dan keperluan ibadah pada bulan Ramadan mengalami peningkatan, kondisi tersebut akan berlangsung hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Meski permintaan meningkat namun harga jual tidak mengalami kenaikan berarti. Seperti jilbab berbagai merek yang disediakannya, dijual dengan rentang harga antara Rp20 ribu hingga Rp150 ribu per potong, baju muslim pria dan juga wanita dijual mulai dengan harga Rp45 ribu hingga Rp750 ribu per potong serta mukenah yang dijual dengan harga antara Rp50.000 hingga Rp1 juta untuk setiap potongnya.

"Memang ada sedikit kenaikan dibandingkan hari biasa, sebab barang rata-rata merupakan barang kiriman dari medan dan ongkos kirim barang barang tersebut juga mengalami kenaikan," katanya.

Selain di pasar Aceh, sejumlah pedagang pakaian muslim di pasar Lambaro Kabupaten Aceh Besar mengakui omzet penjualan mereka telah mengalami trend meningkat sejak satu minggu menjelang bulan Ramadhan 1433 Hijriah.

Yuliana (45) pedagang pakaian di Pasar Kawasan Ulee Kareng mengatakan setelah datangnya bulan Ramadhan ia mampu menjual jilbab hingga mencapai angka, antara 60 hingga 100 potong per hari. Padahal, kalau di hari biasa ia hanya mampu menjual paling banyak hingga 50 sampai 70 potong.

Thursday, August 9, 2012

Perpaduan Tepat antara Berlian dan Busana Muslim


Perpaduan Tepat antara Berlian dan Busana Muslim - Wanita adalah pecinta perhiasan, dan perhiasan yang paling popular di kalangan perempuan tentu saja adalah berlian. Menjelang Idul Fitri kali ini, Swan Jewellery meluncurkan rangkaian produk berlian yang dapat menambah glamoritas penampilan ber busana muslim anda di hari yang Fitri nanti.

Wajar saja bila seorang perempuan tampil lebih luar biasa dan mewah dibandingkan hari biasanya dim omen lebaran nanti. Namun untuk membuat penampilan anda benar benar maksimal, ada beberapa aturan yang harus anda penuhi. Berikut ini adalah tip dan trik dalam memadukan berlian dengan busana muslim yang anda kenakan. Sebagai catatan utamanya dan merupakan peunjuk dasar dalam pemilihan berlian adalah pilihlan bentuk berlian yang cocok dengan busana muslim yang Anda kenakan.

Saat Anda mengenakan pakaian busana muslim yang glamor dengan banyak aksen, kenakan berlian yang juga menampilkan kesan glamor. Begitu pula sebaliknya, saat Anda mengenakan busana bermodel simpel, pilihlah berlian yang tidak terlalu menonjol dengan desain yang simpel.

Intinya, jangan sampai perhiasan yang kita kenakan kalah dengan bajunya dan menimbulkan kesan tumpang tindih. Koleksi glamor yang Swan Jewelry keluarkan adalah koleksi yang cocok dengan busana muslim model kaftan atau busana muslim sejenis yang memilki banyak pernak perniknya. Jika Anda mengenakan busana muslim model ini, kenakanlah kalung berlian koye, dan jangan pilih yang berbentuk liontin.

Lalu bagaimana dengan perempuan yang lebih suka tampil elegan nan simpel? Tentu, pilihlah berlian yang simpel juga. Untuk gaya seperti ini Anda bisa memilih produk berlian yang terkesan simpel seperti halnya liontin.

Untuk kedua kebutuhan gaya itu, Swan Jewellery segaja mengeluarkan dua koleksi untuk menjawabnya. "Ada dua koleksi yang kami luncurkan: glamor dan party collection. Koleksi glamor cocok dengan busana muslim yang juga glamor, ukuran berliannya juga lebih besar besar. Sedangkan produk produk party collection yang berliannya lebih kecil cocok dengan busana yang lebih simpel namun elegan," tukas Vincent, CEO dari Swan Jewllery.

Ide Busana Muslim Untuk Lebaran [Bagian 1]


Ide Busana Muslim Untuk Lebaran - Lebaran sebentar lagi akan menjelang. Sebagian besar dari Anda sedang mempersiapkan segala sesuatu dalam menyambut hari besar ini. Tentu saja kegiatan ini selalu menyenangkan, tetapi sekaligus sedikit gampang gampang susah karena banyak yang harus kita pastikan tersedia. Mulai dari busana untuk seluruh keluarga, makanan, dan juga pernak pernik lain.

Sekarang anda tidak perlu dan jangan bingung lagi, karena terkait dengan hal ini Plaza Indonesia menggelar Ramadhan Experience yang berisi beragam kegiatan yang dijamin akan memudahkan Anda dalam memenuhi kebutuhan hari raya di satu tempat. Plaza Indonesia ingin menjadi destinasi belanja Ramadhan dan Lebaran, sebab di sini Plaza Indonesia tidak punya toko khusus keperluan busana muslim, Namun dengan adanya bazaar ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengunjung untuk merayakan hari Raya.

Dalam memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan urusan busana, Ramadhan Experience ini menggelar Plaza Indonesia Fashion Week Special Ramadhan, dimana puluhan desaigner dan produsen fashion ternama Indonesia memamerkan koleksi-koleksi ramadhan dan hari rayanya, 6 sampa 10 Agustus 2012

Untuk gaya busana, setiap orang punya selera berbeda, tetapi Plaza Indonesia Fashion Week Special Ramadhan ini optimis bisa memenuhi berbagai selera karena menampilkan ragam ciri khas masing-masing desainer. Hari ini (6/8/2012) ada Deden Siswanto, Zal's, Parang Kencana, Rumaila, Ronald V. Gaghana, serta asesoris dari Jewels of Eden.

Pada tanggal 7 Agustus nanti …

Selanjutnya

Ide Busana Muslim Untuk Lebaran [Bagian 2]


Ide Busana Muslim Untuk Lebaran - Untuk gaya busana, setiap orang punya selera berbeda, tetapi Plaza Indonesia Fashion Week Special Ramadhan ini optimis bisa memenuhi berbagai selera karena menampilkan ragam ciri khas masing-masing desainer. Hari ini (6/8/2012) ada Deden Siswanto, Zal's, Parang Kencana, Rumaila, Ronald V. Gaghana, serta asesoris dari Jewels of Eden.

Pada tanggal 7 Agustus nanti akan tampil juga Tangan Peri, Lenni Collection, Hunting Fields, Inne Butik, Zcetja, Monday to Sunday dan Capsule Wear. Sedangkan Batik Flowers, Manis, Batik Kembang Sepatoe, dan Alleira Batik akan tampil pada 8 Agustus. Iwan Tirta dan Barli Asmara akan mempersembahkan koleksinya pada 9 Agustus, dan pada hari terakhir, 10 Agustus, ajang ini akan menyajikan koleksi Parang Kencana serta Ikat Indonesia by Didit Maulana. Anda bisa berbelanja koleksi-koleksi ini di Ramadhan Bazaar di tempat yang sama, yang akan berlangsung hingga 12 Agustus 2012.

Setalah kita membahas urusan busana dan aksesoris, kini saatnya kita bicarakan urusan penting lainnya, yakni urusan pangan. Setalah membeli busana dan juga aksesoris untuk keperluan hari raya, jangan pergi ke tempat lain, karena di Plaza Indonesia juga digelar street food festival hingga tanggal 12 Agustus mendatang. Dan demi untuk semakin menyemarakkan suasana hari raya, Ramadhan Experience ini juga dibalut dengan Ramadhan Rewards yang menyediakan berbagai hadiah bagi Anda yang ingin menghabiskan uang di sana.

Busana Muslim Dengan Banyak Gaya Tampil di Eksobatika [Bagian 1]


Busana Muslim Dengan Banyak Gaya Tampil di Eksobatika - Empat desainer anggota Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), menampilkan koleksi terbarunya, memberikan inspirasi busana muslim di kegiatan Ramadhan Grand Indonesia Shopping Town, Eksobatika.

Lebih dari 20 set busana muslim ditampilkan sesuai ciri khas desainer. Meski begitu, busana muslim multigaya menonjol dari peragaan busana muslim APPMI di Eksobatika ini. Para desainer APPMI ini tampil untuk memberikan pilihan busana muslim yang lebih variatif.

Label busana muslim modern Up2Date, serta koleksi busana muslim rancangan Hannie Hananto memberikan pilihan lain dari busana muslim yang tiga tahun terakhir didominasi kaftan. Sementara, Monika Jufry dan Najua Yanti, memberikan inspirasi busana muslim yang bisa dipakai menjadi lebih dari satu gaya.

Menurut Hannie, tiga tahun belakangan pilihan busana muslim selalu kembali kepada kaftan. Boleh jadi, cutting all-size pada kaftan yang memungkinkan dipakai oleh perempuan dengan berbagai ukuran tubuh menjadi penyebabnya. Selain juga, selera berbusana yang senang menonjolkan detil bling-bling pada kaftan.

Untuk memberikan pilihan gaya yang berbeda, koleksi busana muslim glam label Anemone ditampilkan Hannie dalam pagelaran busana bertema Glamourette di Eksobatika. Hannie sengaja merancang koleksi baru untuk pilihan gaya ber-Lebaran pada 2012 ini.

Konsep busana muslim glam dipilih Hannie, dengan menggunakan bahan glitter dan shinny. Pilihan warna pun cenderung berani seperti merah, silver dan biru.

Bagi Anda yang suka tampil beda dan menonjolkan kemewahan, …

Selanjutnya

Busana Muslim Dengan Banyak Gaya Tampil di Eksobatika [Bagian 2]


Busana Muslim Dengan Banyak Gaya Tampil di Eksobatika - Konsep busana muslim glam dipilih Hannie, dengan menggunakan bahan glitter dan shinny. Pilihan warna pun cenderung berani seperti merah, silver dan biru.

Bagi Anda yang suka tampil beda dan menonjolkan kemewahan busana muslim rancangan Hannie sengaja diciptakan dengan full payet untuk memberikan kesan mewah. Kemewahan inilah yang ditonjolkan Hannie dalam koleksi busananya. Sebagai penyeimbang, konsep cutting busana muslim rancangan Hannie cenderung simpel, kembali kepada gaya busana muslim dasar yakni gamis.

Sementara Monika Jufry memberikan pilihan lain bergaya dengan busana muslim. Praktis, nyaman, dan simpel menjadi ciri khasnya dalam merancang juga memakai busana muslim.

Kali ini Monika menampilkan koleksi batik berbahan katun dan busana muslim dari bahan kaos, dengan desain multigaya. Baginya, berbusana muslim dengan banyak gaya dari satu busana dapat memberikan solusi bagi perempuan berhijab. Terutama bagi mereka yang senang berkreasi dengan busananya.

Melalui label 2Pose, Monika menawarkan gaya busana yang menonjolkan kesan kasual dan praktis. Pesannya, perempuan berhijab bisa tampil gaya tanpa harus punya banyak baju. Ia juga ingin mengajak perempuan berhijab yang menyukai gaya kasual untuk berkreasi dengan busana muslim.

Koleksi batik dari bahan katun juga ditampilkan, memberikan pilihan gaya penampilan etnik namun modern. Di tangan Monika, batik berpadu cantik dengan kaos baik sebagai aksen juga sebagai rok yang sepintas terlihat seperti kain. Ia juga merancang jumpsuit batik yang bisa dipadupadankan dengan kaos …

Selanjutnya

Busana Muslim Dengan Banyak Gaya Tampil di Eksobatika [Bagian 3]


Busana Muslim Dengan Banyak Gaya Tampil di Eksobatika - Kali ini Monika menampilkan koleksi batik berbahan katun dan busana muslim dari bahan kaos, dengan desain multigaya. Baginya, berbusana muslim dengan banyak gaya dari satu busana dapat memberikan solusi bagi perempuan berhijab. Terutama bagi mereka yang senang berkreasi dengan busananya.

Melalui label 2Pose, Monika menawarkan gaya busana yang menonjolkan kesan kasual dan praktis. Pesannya, perempuan berhijab bisa tampil gaya tanpa harus punya banyak baju. Ia juga ingin mengajak perempuan berhijab yang menyukai gaya kasual untuk berkreasi dengan busana muslim.

Koleksi batik dari bahan katun juga ditampilkan, memberikan pilihan gaya penampilan etnik namun modern. Di tangan Monika, batik berpadu cantik dengan kaos baik sebagai aksen juga sebagai rok yang sepintas terlihat seperti kain. Ia juga merancang jumpsuit batik yang bisa dipadupadankan dengan kaos dengan cutting loose dan layer.Mengkreasikan busana dengan memadukan warna cerah dan natural menjadi pesan lain yang disampaikan monika melalui busana muslim berlabel 2Pose ini.

"Batik bisa dipakai sebagai busana yang tidak monoton, busana muslim berbahan kaos juga bisa dikreasikan menjadi berbagai gaya, namun tetap praktis. Karena padu padan memang sudah menjadi gaya berbusana namun kepraktisan tetap menjadi perhatian utamanya," tutur Monika sebelum pagelaran busana Eksobatika di East Mall Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (3/8/2012).

Ia menambahkan, busana muslim rancangannya mewakili gaya kasual juga etnik yang modern untuk perempuan dewasa.

Sementara, Najua Yanti menampilkan gaya …

Selanjutnya

Busana Muslim Dengan Banyak Gaya Tampil di Eksobatika [Bagian 4]


Busana Muslim Dengan Banyak Gaya Tampil di Eksobatika - "Batik bisa dipakai sebagai busana yang tidak monoton, busana muslim berbahan kaos juga bisa dikreasikan menjadi berbagai gaya, namun tetap praktis. Karena padu padan memang sudah menjadi gaya berbusana namun kepraktisan tetap menjadi perhatian utamanya," tutur Monika sebelum pagelaran busana Eksobatika di East Mall Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (3/8/2012).

Ia menambahkan, pakaian busana muslim hasil karya rancangan kreatif nya ditujukan untuk mewakili gaya kasual juga etnik yang modern untuk perempuan dewasa.

Sementara, Najua Yanti menampilkan gaya busana muslim yang tak kalah kreatifnya. Multigaya kembali menjadi konsep utamanya. Satu potong busana bisa dipakai menjadi 2-3 gaya. Tak hanya itu, keterampilan padu padan terusan panjang dengan atasan berpotongan pendek juga menjadi tantangan bagi Najua dalam merancang busana.

Koleksi Bella Baric yang bermakna cantik dan berkah memberikan pilihan lain berbusana muslim untuk Lebaran nanti dari Najua Yanti.

Edukasi mengenai pemakaian busana muslim dengan konsep padu padan memang masih perlu terus digalakkan. Untuk itulah Monika dan Najua tampil dalam pagelaran busana Eksobatika, memberikan pilihan juga mengedukasi publik, bahwa busana muslim bisa diaplikasikan dengan cara kreatif dan tetap patuh pada kaidah.

Koleksi empat desainer APPMI ini bisa didapatkan di area pameran Eksobatika Grand Indonesia East Mall, berlangsung hingga 26 Agustus 2012. Harganya pun bervariasi mulai Rp 50.000 untuk kerudung, dan sekitar Rp 250.000 hingga Rp 900.000 untuk busana muslim yang bersifat kasual.

Festival Songket Pertama di Dunia


Festival Songket Pertama di Dunia - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengumumkan bahwa mereka akan menggelar sebuah festival yang mengankat kebuadayaan mereka. Festival tersebut adalah festival songket di Palembang pada tahun 2013 nanti. Festival kebudayaan ini diadakan dengan tujuan untuk mempromosikan hasil tenun tradisional dari seluruh wilayah Indonesia.

Pergelaran tersebut adalah yang pertama kali dilaksanakan dan diharapkan nantinya pergelaran ini akan berjalan sukses dan menjadi pergelaran rutin tahunan. Begitulah penuturan dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Toni Panggarbesi kepada wartawan di Palembang, hari Selasa yang lalu.

Menurut dia, pagelaran itu juga diadakan untuk mempromosikan hasil usaha tenun tradisional Sumsel yang berbahan dasar benang sutra dan juga benang emas. Sementara peserta yang akan diundang dalam festival itu, menurut dia, adalah daerah penghasil songket dari seluruh wilayah Indonesia.

Bahkan, peserta luar negeri juga akan diundang supaya lebih meriah karena festival tersebut juga untuk mempromosikan kerajinan songket dari masing masing daerah baik dalam maupun luar negeri, sehingga produk tersebut semakin dicintai oleh warga Negara Indonesia dan juga dunia.

Namun, yang lebih utama kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Sumsel. Jadi kegiatan tersebut khususnya diadakan untuk mempromosikan seni dan budaya Sumsel umumnya dan juga daerah asal peserta khususnya. Selain itu melalui kegiatan tersebut diahrapkan akan menarik minat masyarakat akan hasil kerajinan kain tenun songket.

Wednesday, August 8, 2012

Pan Brothers Tancap Gas (Bagian 1)


Pan Brothers Tancap Gas - Memasuki semester yang kedua di tahun 2012 ini, PT Pan Brothers Tbk langsung tancap gas. Perusahaan garmen berkode saham PBRX ini memang mengincar pendapatan yang lebih gemuk pada semester II tahun ini ketimbang pendapatan di semester I.

Sekretaris Perusahaan Pan Brothers, Iswar Deni optimistis, pendapatan di paruh kedua bakal menyumbang lebih dari 50% terhadap total pendapatan di sepanjang 2012. Optimisme itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, perseroan memang membidik momen akhir tahun sebagai puncak penjualan.

Meski ada momen Lebaran, Iswar mengklaim, omzet perusahaan tidak akan melonjak. "Kami berbeda dengan peritel lainnya. Sebab orientasi kami ekspor mencapai 99%, terutama ke Eropa dan Amerika. Sehingga kami lebih mengandalkan momen akhir tahun," ungkap Iswar, Senin (6/8).

Tahun ini, Pan Brothersmemproyeksikan penjualan naik berkisar 30%-40% dari realisasi tahun lalu. Sepanjang 2011, perseroan menorehkan penjualan US$ 238 juta. Itu artinya, tahun ini, perseroan membidik penjualan berkisar US$ 309,4 juta-US$ 333,2 juta.

Sayang Iswar enggan membeberkan realisasi kinerja di semester I 2012, lantaran masih menunggu hasil audit.

Kata Iswar, baju yang diekspor pada semester II lebih didominasi outwear yang lebih mahal, sehingga nilai penjualan lebih besar. Adapun, negara tujuan ekspor terbesar produk pakaian bikinan Pan Brothers antara lain Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Asia.

Meski AS dan Eropa sedang dilanda krisis, Iswar yakin, pihaknya bisa mencapai target tahun ini. Ini …

Selanjutnya