Showing posts with label Industri Konveksi. Show all posts
Showing posts with label Industri Konveksi. Show all posts

Tuesday, June 26, 2012

Usaha Jasa Bordir Yang Menguntungkan (Bagian 3)


Industri Pakaian

Usaha Jasa Bordir Yang Menguntungkan (Bagian 3) Yang terakhir adalah sistem kemitraan secara franchise. Di dalam paket ini mitra akan menanggung seluruh kebutuhan modal dan seluruh operasional gerai dikendalikan oleh mitra.Investasi yang dibutuhkan sebesar Rp.200 juta. Mitra nantinya akan mendapatkan peralatan, pelatihan dan juga suplai stok bahan baku. Asumsi omzet dan laba bersih sama persis dengan paket kerja sama yang kedua namun bedanya seluruh keuntungan akan didapatkan oleh Mitra. Program ini diperkirakan akan mengembalikan modal anda setelah delapan belas bulan.

Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) juga berpendapat bahwa bordir komputer memiliki kelebihan dibandingkan dengan bordir manual yang menggunakan tangan. Dengan menggunakan mesin, pengerjaan bordir menjadi lebih mudah dan cepat. Namun jika ingin segera kembali modal tetap saja diperlukan sejumlah kreatifitas untuk melakukannya.

Misalkan saja, para pelaku usaha jasa bordir dapat mengembangkan usaha bordir tidak hanya pada pakaian, tapi juga pada bahan lain seperti tas, topi dan juga sepatu. Selain itu, bila bordir yang anda miliki memiliki ciri khas tertentu maka akan menjadi nitro positif bagi usaha anda.

Bila anda adalah pelaku industri konveksi pasti sudah sangat mengenal dengan usaha jasa bordir. Selain itu, anda juga sudah pasti merupakan salah satu pengguna rutin jasa ini. Bila anda memiliki usaha konveksi dan mengambil peluang ini, maka anda akan mendapatkan keuntungan ganda. Selain mendapatkan keuntungan besar dengan menjual jasa tersebut pada pihak lain, anda juga dapat menekan biaya produksi dari produk produk buatan anda.

Usaha Jasa Bordir Yang Menguntungkan (Bagian 2)


Industri Pakaian Jadi

Usaha Jasa Bordir Yang Menguntungkan (Bagian 2) Harga yang dikenakan untuk jasa bordir juga bervariasi. Mulai dari yang termurah untuk ukuran 5 – 7 cm sebesar Rp.25.000, Rp.35.000 untuk ukuran 12 – 18 cm dan seharga Rp.70.000 untuk ukuran yang paling besar. Metric Bordir sendiri telah memiliki lima buah gerai, empat gerai milik Metric sendiri, dan satu gerai milik mitra. Metric menargetkan akan menambah hingga 10 gerai di akhir tahun ini.

Paket kemitraan yang ditawarkan Metric juga terdiri dari tiga jenis paket kerjama. Paket pertama adalah paker kerja sama putus. Paket ini membutuhkan investasi sebesar Rp.100 juta. Dalam paket ini, Metric akan memberikan sebuah mesin bordir beserta komputer dengan garansi mesin selama satu tahun. Selain itu, ada juga pelatihan untuk operator mesin selama dua hari. Paket ini cocok untuk mereka yang memiliki pasar namun tidak memiliki akses untuk mendapatkan peralatan.

Paket yang kedua adalah paket kerja sama kemitraan. Dalam paket ini, pihak frachisor dan mitra berinvetasi bersama dengan modal kolektif. Mitra cukup menyediakan modal sebesar Rp.100 juta dan 50 persen kebutuhan modal yang lain ditanggung oleh pihak pusat. Omzet yang didapatkan oleh kemitraan ini sebesar Rp.35 juta per bulan dengan laba bersih bulanan sebesar Rp.11,2 juta. Namun laba bersih yang didapatkan masih harus dibagi dengan pihak pusat dengan rincian 60 persen untuk pusat dan 40 persen untuk mitra. Hal ini dikarenakan seluruh operasional gerai akan dijalankan oleh pusat.

Bersambung

Usaha Jasa Bordir Yang Menguntungkan (Bagian 1)


Industri Konveksi

Usaha Jasa Bordir Yang Menguntungkan (Bagian 1) Industri Konveksi saat ini berkembang pesat dengan pertumbuhan jumlah pelaku industri konveksi yang tinggi. Hal ini berdampak positif pada kebutuhan akan jasa bordir yang semakin tinggi. Hal ini juga sudah banyak disadari oleh para wiraswastawan Indonesia. Sehingga banyak dari para pengusaha tersebut yang ingin memulai usaha jasa bordir.

Untuk para pelaku usaha konveksi ataupun umum yang ingin memulai usaha jasa bordir, tidak perlu khawatir, karena Metric Bordir menawarkan program kemitraan usaha dengan nilai investasi hingga Rp.100 juta – Rp.200 juta. Diperkirakan nantinya mitra dari Metric Bordir akan mendapatkan omzet sebesar Rp.35 juta untuk setiap bulannya.

Metri Bordir merupakan pemain lama di dunia jasa bordir. Mereka memulai usahanya sejak 2008 di Jakarta. Mereka menilai bahwa menjamurnya usaha bordir saat ini berkaitan erat dengan perkembangan industri fesyen atau dalam hal ini konveksi. Hampir semua produk pakaian kini membutuhkan jasa bordir sebagai aksen indah dalam tampilan busana tersebut. Jasa bordir juga sangat dibutuhkan untuk pembuatan logo bagi seragam korporasi tertentu dan juga sekolah.

Metric Bordir sendiri telah menawarkan kemitraan sejak awal tahun 2012 ini. Gerai bordir dengan sistem kompeterisasi ini mempunyai prospek usaha yang bagus dengan tren peningkatan dalam setiap tahun. Dengan sistem komputerisasi yang dimiliki oleh Metric Bordir, mereka akan dapat menghasilkan sebuah gambar atau logo dalam hitungan menit saja. Kecepatan produksi mereka menyebabkan keuntungan yang diraih juga dapat maksimal.

Bersambung

Ketertarikan China Pada Industri Konveksi di Indonesia


China

Ketertarikan China Pada Industri Konveksi di Indonesia Para pelaku usaha dan investor dari China yang disertai oleh China Chamber of Commerce for Import and Export of Textiles (CCCT) akan melakukan kunjungan ke pabrik pabrik pakaian jadi di daerah Solo dan Boyolali. Mereka ingin melihat secara dekat kemungkinan adanya  potensi industri pakaian jadi di daerah tersebut. Hal ini adalah salah satu bentuk perhatian mereka terhadap produksi pakaian jadi di Indonesia.

Dengan adanya proses survey tersebut diharapkan nantinya para investor dari China bersedia untuk lebih memilih menanamkan investasi mereka di bidang industri pakaian jadi daripada di bidang insdustri tekstil.

Keberadaan mereka di industri tekstil Indonesia dikhawatirkan akan mengancam keberadaan para pengusaha lokal di nusantara. Namun mereka meyakinkan para pengusaha lokal untuk tidak mengkhawatirkan hal tersebut karena hal ini tidak akan terjadi. Mereka menekankan bahwa investasi yang ini adalah bentuk perhatian yang diberikan oleh pemerintahan kedua negara.

CCCT juga menegaskan bahwa dugaan bahwa kerjasama ini merupakan sebuah ancaman merupakan sebuah dugaan tanpa dasar. Karena sesungguhnya bentuk kerja sama ini akan mengntungkan bagi kedua negara. CCCT juga mengundang para pengusaha pakaian jadi dan tekstil di Indonesia untuk mau bekerjasama dengan para pengusaha bidang yang sama dari China.

Kunjungan ini merupaka sebuah tindak lanjut dari Memorandum of Understanding on Trade Cooperation in Textile and Clothing yang ditandatangani oleh Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan CCCT pada tanggal 29 April lalu di Jakarta.